Jumat, 12 Oktober 2018

Keris bagi manusia Indonesia

Keris, sebagai senjata adat sangat erat kaitannya dengan kegiatan berkehidupan di Nusantara. Hal ini tercermin pada pakaian adat, selalu dilengkapi keris. Prosesi ritual budaya juga melibatkan keris, seperti pernikahan, pengukuhan, memulai panen, dsb. Karena sangat erat kaitannya dengan Nusantara, banyak kita temui lambang daerah, desa, kota, kabupaten dan sebagainya menggunakan simbol keris. Selain itu, banyak pula ditemui keris pada institusi budaya maupun militer dan pendidikan.

Sesuai budaya Nusantara, hakikat keris juga merepresentasikan kematangan jiwa seseorang. Keris dibuat dari materi pilihan, besi ditempa, dimatangkan, dimurnikan menjadi baja, dengan dihias garap ricikan dan pamor. Secara filosofi mencerminkan perkembangan manusia; ditempa kerasnya hidup, memurnikan jiwa, mengasah kepekaan dan wawasan, dihias dengan budi pekerti luhur, agar menjadi jiwa yang lebih baik.


Mengapa ajaran nilai luhur ini diwariskan dalam bentuk "senjata". Apakah leluhur kita mengajarkan saling tusuk dan menyakiti orang lain? Tentunya tidak, leluhur kita adalah sosok bijak yang beradab dan berbudaya tinggi.
Keris, sebagai senjata tikam, pada awalnya adalah media untuk bertahan hidup dari binatang buas dan orang jahat. Suatu alat untuk berkelangsungan hidup. Jadi pesan-pesan nilai-nilai luhur direkam pada filosofi bentuk ricikan, makna pamor, dhapur, arah lipatan, dan sebagainya. Banyak sekali makna ricikan dan pamor yang menarik untuk kita pelajari.
Harapan leluhur adalah mewariskan pesan-pesan moral ini, agar generasi berikutnya dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan mennjadi manusia yang bijaksana dan bernurani. Memahami setiap permasalahan kehidupan dengan kepekaan dan pemahaman yang positif.

Salam budaya tosan aji
Kerisalbum

SOLD 13 Okt/ Tombak Budo Patina Ngilap Membatu

Pendok Mamas Lamen


detail disini...

Selasa, 02 Oktober 2018

Wacana


Untuk yang tertarik mempelajari pusaka-pusaka temuan:
http://kerisalbum.blogspot.com/p/origin-of-keris.html
http://kerisalbum.blogspot.co.id/p/keris-temuan-sungai.html
http://kerisalbum.blogspot.co.id/p/keris-temuan.html

Carubuk (650)

Keris dhapur Carubuk
Pamor Wos wutah
Pasikutan wingit
Lipat tempa spasi rapat, tekstur nyabak halus
Menancapnya pamor meleleh.
Panjang wilah/pesi: 30cm / 6cm
Sirah cecak kecil dengan gulu meled panjang, dipadu luk tidak rengkol
khas tangguh kulonan.
Warangka branggah Jogja bawaan pemilik sebelumnya
Tangguh estimasi Pajajaran
Mahar Rp 650.000 (ditambah ongkir)
08 -123456- 9477

Kebo Lajer Rahtama

Keris dhapur Kebo Lajer / Mahesa Lajer
Pamor rahtama tiban, terselip diantara pamor dominan Wos wutah.
Pasikutan wingit.
Lipat tempa spasi lebar, tekstur masir.
Sirah cecak membulat sengoh khas tangguh Tuban.
Panjang wilah/ pesi: 28cm / 6cm
Warangka gayaman Jogja
Tangguh estimasi Tuban
Mahar Rp. 1.500.000 
08 -123456- 9477 

Rabu, 12 September 2018

SOLD 13 Sept/ Jalak Budo Sept

SOLD 8 Okt/ Pleret Temuan (700)

Mahesa Lajer (800)

Pusaka dhapur Kebo Lajer ( mahesa lajer )
Pamor pedharingan kebak, berkerlip.
Pasikutan wingit.
Lipat tempa spasi rapat, tekstur nyabak halus
Panjang wilah 32cm/ 7cm
Warangka gayaman lamen, pendok blewahan
Umumnya dhapur kebo lajer baik untuk mereka yg bergerak di bidang
agro pangan, pengolahan pertanian peternakan perikanan.
Angsar filosofi yang tersiret dari kebo lajer adalah pengabdian dan ketekunan tanpa mengeluh.
Tangguh estimasi Mataram.
Mahar Rp 800.000 (ditambah ongkir)
08 -123456- 9477


Brojol Dwiwarno (800)

Keris dhapur Brojol
Dwi warno; satu sisi berpamor pedharingan kebak,
baliknya berpamor wos wutah.
Pasikutan prigel, tangkas.
Lipat tempa spasi rapat, tekstur nyabak,
dengan menancapnya pamor mengambang.
Pinggang sedikit ramping, kontur sedikit nggodhong pohung/ gembung daun.
Gulu meled pendek, dengan bentuk sirah cecak berlidah.
Panjang wilah/pesi: 31cm / 7cm
Warangka gayaman iras (tanpa sambungan), pendok blewahan.
Tangguh estimasi Majapahit akhir
Mahar Rp 800.000 (ditambah ongkir)
08- 123456 -9477