Kamis, 31 Maret 2022

SOLD 1 Apr/ Bethok Jenggolo

 
Pusaka tindih dhapur bethok.
Temuan sungai Brantas.
Pamor kelengan/ pengawak waja.
Pasikutan prigel, tangkas.
Lipat tempa spasi rapat, tekstur nyabak dan ngunthukcacing.
Secara umum masih utuh, tidak banyak korosi,
karena logamnya baik.
Tintingan nyaring walaupun besar.
Setelah dibersihkan mutih, dibiarkan 7 hari tidak berkarat di udara luar.
Kontor bilahnya nggodhong pohung/ gembung daun singkong.
Odho-odho nya tegas menyiku,
dari pangkal sor-soran tidak hanya condong sekian derajat ke depan,
melainkan melengkung seperti busur panah.
Ricikan khasnya adalah gonjo yang terkesan tinggi,
tetapi tetap serasi dengan lebar perut gonjonya sehingga tidak wagu.
Selain itu, proporsi gandhiknya juga tinggi, sekitar tiga kali tinggi gonjonya.
Gandhik ini tidak miring, melainkan tegak 90 derajat. Sejajar dengan janur.
Pangkal atas gandhik terukir tikel alis yang dalam,
melaju keatas menghimpit odho-odho menjadi "sogokan nunggang wasuhan"
( sogokan semu depan saja ).
Kruwingan dan blumbangannya juga dalam dan presisi.
Pesinya persegi pipih.
Panjang wilah/ pesi: 30,5cm / 7cm.
Pusaka dibuatkan warangka sandang walikat berukir megamendung,
kayu Ringin lincip ( pohon bodhi ),
Deder ukir dedari/ hapsari/ bidadari berbahan tanduk (merah ) kerbau.
Mendaknya seler satu berlamak/ lepek gepeng.
Tangguh estimasi Jenggala
Termahar, Bp. K, Smg