Senin, 25 Maret 2024

X 27 Mar/ Nogo Panji

 
Pusaka tombak panji ( halberd )
Yaitu tombak ujung bendera panji.
Dan tergolong pusaka, bukan senjata -- karena tidak memiliki sisi tajam.
Bentuknya termasuk Nogo Sapto yang berluk tujuh.
Pasikutannya dhemes dan merbhawani.
Lipat tempanya spasi rapat dengan tekstur nyabak.
Pamornya banyu mili / ilining warih.
Wilahnya gilig ngelimpa menggambarkan sosok naga secara naturalis.
Bagian kepala dan ekornya terdapat kinatah ( tinatah/ bertatah ) emas.
Bukan kuningan, kuningan sari atau istilah diperhalus lainnya.
Ciri kinatah emas lamen asli adalah tidak terlalu ngilap memantul,
justru terkesan menyala.
Wajah naga masih mencirikan gaya Sibghasari-Majapahit, yaitu terkesan
sangar dan buas. Mimiknya menyeringai mengerang menunjukkan taringnya.
Tutup kepala tidak seperti kuluk raja, melainkan seperti mahkota raja dengan ukelan.
Bagian ekornya pipih seperti nyala api, bagian celah ujung menunjukkan
teknik pembuatannya dengan kempleng ( hollow ).
Seluruh tubuhnya berhias sisik dengan detail yang indah.
Sirip punggungnya berbentuk ron -dha ( huruf dha ),
memanjang dari leher sampai ke ekornya.
Panjang keseluruhan 19cm.
Pusaka sudah dibuatkan landeyan pendek,
dengan selut berornamen sulur logam,
mendhak Singhasari delapan mata.
Tutup/ warangka kayu motif ornamen enamel.
Tangguh estimasi peralihan Majapahit ke Mataram.
Telah berpindah status kepemilikan


























*) Niken Salindri "Lamunan"