Jumat, 18 September 2026

Tombak Naga

 
Pusaka tombak/ tumbak/ waos
Berdhapur Bandhotan lurus,
yang lebih ngetop secara gethoktular di kalangan
pecinta tosan aji disebut Nogomanten. 
Tetapi dalam hal ini varian 'ganan' nya bukan naga kembar,
melainkan kepala naga di satu sisi dan ekor naga di sisi lainnya.
Jenis 'ganan' seperti ini juga disebut naga salira/ nogo saliro.
Pasikutannya wingit.
Lipat tempa spasi rapat, tekstur nyabak.
Besinya keras padat matang tempa.
Pamornya keleng sawethu-wethune.
Walaupun kelengan, terdapat bercak warna kelabu dan
muyeg (kurva melingkar rumit) yang terjadi dari alur lipatan tempanya.
Wilahnya gilig ngelimpa,
konturnya sedikit nggodhong-pohung
(gembung daun singkong).
Dengan odho-odho tegas menyiku.
Ornamen naga saliro ini tergolong bentuk primitif, tidak melukiskan naga secara detail naturalis.
Mulut naganya terbuka.
Walau begitu, naganya terkesan serasi enak dilihat dan
tidak banyak sudut kaku.
Pada bagian bawah naga terdapat methuk tinggi 
yang banyak ditemui pada tombak-tombak Dahanapura/ Kadiri
dan tombak-tombak Swarnadwipa/ Sumatra.
Panjang wilah sampai bawah methuk 15cm
Panjang pesi 7cm. 
Pesinya persegi/ kotak.
Pusaka ini mengenakan sandangan
landeyan pendek berhias ukir stilasi naga dan mega mendung.
Tangguh estimasi Kadiri/ Dahanapura.
Mahar Rp. 2.500.000
08 -123456- 9477
















Detail materi bilah saat terkena cahaya outdoor:
(klik untuk memperbesar foto)