Minggu, 27 September 2026

Rojogundolo Hyang Semar Gurat Kuku

 
Pusaka keris dhapur Brojol.
*) Brojol bermakna mempermudah terwujudnya sesuatu setelah penantian. 
Konon banyak dimiliki dan disenangi bidan karena dipercaya mempermudah persalinan.
Di dalam dunia profesi umum, tentunya bermakna harapan untuk mempermudah terwujudnya rencana & niat baik, seperti contohnya mewujudkan suatu proyek, mencapai target, menyelesaikan thesis, dsb.
Pasikutan prigel, tangkas.
Lipat tempa spasi rapat, tekstur nyabak halus seolah lumer.
Menancapnya pamor luluh/ meleleh.
Pamor dominan tirto tinetes, ceprit-ceprit hemat pamor, khas era Majapahit.
Pamor pada salahsatu sisi sor-soran adalah
rojogundolo berbentuk sosok Hyang Semar berkuncung.
Juga terdapat selipan pamor jung-isi-dunyo pada bilah.
Karakter menancapnya pamor mirip dengan visualisasi pada buku "Catatan Mengenai Pamor"
Wilahnya gilig ngelimpa.
Pada wilah diatas pamor Hyang Semar terdapat pejetan
gurat kuku sang eMpu, yang merupakan signature dan unjuk kepiawan dan kesaktian sang eMpu.
Blumbangannya dangkal dan rapi.
Sirah cecak membulat sengoh khas tangguh Tuban.
Panjang wilah/ pesi: 32cm/ 7cm
Pusaka disandangi warangka ladrang iras (tanpa sambungan leher)
ukir ornamen motif mega mendung. 
Tangguh estimasi Tuban (era) Majapahit.
Mahar Rp. 1.250.000
08 123456- 9477